Trading bukan cuma soal entry.

Pertanyaan yang lebih penting: apa yang terjadi saat keputusan Anda salah?

Setiap posisi punya jam pasirnya sendiri. Seberapa cepat modal habis ditentukan sebelum entry, oleh risiko per transaksi. Mulai dari masalah yang Anda alami, lalu pahami konsep di baliknya.

Mulai dari masalahUji jam pasir modal ↓

Emblem Time & Price Academy: figur klasik memegang jam pasir

Fig. 00Waktu × harga

Dari jam pasir di tangan figur, masa depan bercabang: setiap garis satu kemungkinan, garis kuningan nilai harapan, kurva di T sebaran hasilnya. Semakin jauh horizon, semakin lebar sebarannya (σ ∝ √t). Ilustrasi konsep, bukan data pasar.

Objek 00Emblem Time & Price Academy

Anggaran salah

Salah itu pasti. Yang bisa Anda atur adalah berapa yang hilang setiap kali salah.

Pasir di jam ini adalah modal. Pilih risiko per transaksi, lalu tekan “Salah sekali lagi”. Dengan risiko tetap, setiap kesalahan mengambil persentase yang sama dari modal yang tersisa, dan kenaikan yang dibutuhkan untuk pulih tumbuh lebih cepat daripada kerugiannya.

Instrumen 00Jam pasir modal

Jam pasir modalSetelah 10 kali salah beruntun dengan risiko 5% per transaksi, sisa modal 59,9% dari modal awal. Untuk kembali ke modal awal dibutuhkan kenaikan 67%. Dengan risiko 1%, sisa modal 90,4%.100%75%50%25%ModalRugiRisiko 1%
Sisa modal
59,9%
Salah beruntun
10×
Untuk pulih
+67%

Pasir adalah modal. Setiap keputusan yang salah menjatuhkan persentase yang sama dari modal yang tersisa; bukaan leher adalah risiko per transaksi. Hitungan pasti, bukan data pasar atau rekomendasi.

FilosofiWaktu × Harga

Masa lalu satu jalur, masa depan sebaran kemungkinan.

Time & Price Academy membaca pasar lewat dua sumbu: waktu dan harga. Risk Lab adalah ruangnya untuk risiko, tempat ketidakpastian diukur lebih dulu sebelum keputusan diambil.

  1. 01Prinsip

    Dapat ditelusuri

    Setiap klaim harus bisa dilacak ke sumbernya. Halaman tanpa sumber terverifikasi ditandai sebagai draf.

  2. 02Prinsip

    Bertahap

    Konsep disusun berdasarkan prasyarat. Setiap halaman menunjukkan apa yang perlu dipahami lebih dulu.

  3. 03Prinsip

    Edukasi, bukan sinyal

    Risk Lab menjelaskan cara berpikir tentang risiko. Tidak ada rekomendasi beli, jual, atau sinyal trading.

Masalah Trader

Semua masalah →

Mulai dari yang terasa, bukan dari teori.

Setiap masalah di bawah adalah keputusan yang sedang dipertaruhkan. Kami menunjukkan konsep mana yang menjelaskannya dan cara menghitungnya.

  1. “Gue nggak ngerti berapa yang sebenarnya gue risikokan.”

    Risiko baru bisa dikendalikan setelah bisa diukur. Ubah 'feeling' menjadi angka: rupiah, persen modal, dan satuan R.

    Keputusan
    Berapa rupiah dan berapa persen modal yang siap hilang bila transaksi ini salah, sebelum entry.
  2. “Kenapa lot gue selalu kebesaran?”

    Lot kebesaran biasanya terjadi karena lot dipilih lebih dulu, lalu risikonya menyesuaikan. Balik urutannya: risiko dulu, lot terakhir.

    Keputusan
    Berapa ukuran posisi yang sesuai dengan batas risiko per transaksi dan jarak stop loss.
  3. “Kenapa gue full margin?”

    Full margin berarti jarak ke margin call sangat pendek. Masalahnya bukan leverage-nya, tetapi ukuran posisi yang dibuka.

    Keputusan
    Seberapa besar margin yang dipakai, dan berapa ruang gerak harga sebelum margin call atau stop out.
  4. “Kenapa habis loss gue malah ngejar balik?”

    Dorongan 'balik modal' setelah rugi itu manusiawi. Yang berbahaya adalah membiarkannya menentukan ukuran dan waktu transaksi berikutnya.

    Keputusan
    Setelah rugi: berhenti, lanjut dengan ukuran normal sesuai rencana, atau memperbesar posisi untuk balik modal.

Sistem Belajar

Jalur belajar →

Instrumen

Ukuran posisi adalah hasil, bukan titik awal.

Tentukan dulu berapa yang rela hilang bila stop loss tersentuh. Lot mengikuti dari angka itu, bukan dari kebiasaan atau keyakinan.

RumusLot = (Modal × Risiko %)  ÷ (Stop × Nilai/poin)

Instrumen 01 · Ukuran posisi

Hitung ukuran posisi dari risiko

Isi modal, batas risiko, jarak stop loss, dan nilai per poin untuk 1 lot. Ukuran posisi adalah hasil, bukan titik awal.

01Input

02Asumsi

Alat bantu hitung untuk belajar, bukan rekomendasi. Spesifikasi (nilai per poin, margin, level stop out) berbeda tiap instrumen dan broker.

03Hasil

Risiko per transaksi
Rp500.000
Ukuran posisi maksimum
0,5 lot
Rugi di stop loss (lot dibulatkan)
Rp500.000 1% modal

Dengan 1 lot, rugi di stop loss Rp1.000.000 (2% modal), 2× batas risiko Anda.

Agar 1 lot tetap dalam batas, stop loss harus dalam 50 poin, atau lot diperkecil.

04Konsekuensi

Dengan batas risiko Rp500.000, ukuran posisi maksimum 0,5 lot.

Indeks Kategori

Indeks konsep →
  1. 01 / 05

    Fondasi

    Konsep dasar untuk membaca risiko: probabilitas, distribusi, nilai harapan, dan variabilitas.

    6 konsep

  2. 02 / 05

    Manajemen Risiko

    Cara mengukur, membatasi, dan mengelola risiko dalam keputusan keuangan.

    3 konsep

  3. 03 / 05

    Psikologi

    Bagaimana emosi dan kondisi mental memengaruhi cara kita menghadapi risiko.

    6 konsep

  4. 04 / 05

    Keuangan Perilaku

    Pola perilaku dan bias yang muncul ketika manusia mengambil keputusan keuangan.

    5 konsep

  5. 05 / 05

    Teori Keputusan

    Kerangka untuk memilih tindakan terbaik ketika hasilnya tidak pasti.

    Segera hadir