Masalah trader01 / 04

“Gue nggak ngerti berapa yang sebenarnya gue risikokan.”

Keputusan yang dipertaruhkan Berapa rupiah dan berapa persen modal yang siap hilang bila transaksi ini salah, sebelum entry.

Konsep di baliknya

  1. Risiko
  2. Ukuran Posisi
  3. Nilai Harapan

Draf Belum ditinjau dan belum bersumber. Angka dalam contoh adalah ilustrasi, bukan data pasar atau rekomendasi.

Situasi

Anda membuka posisi karena setup terlihat bagus, tetapi tidak bisa menjawab dengan pasti: kalau analisis ini salah, berapa rupiah yang hilang? Kadang stop loss belum dipasang, kadang dipasang tetapi ukuran lotnya asal. Hasilnya, satu transaksi rugi kecil, transaksi lain rugi sangat besar, padahal analisisnya sama-sama “salah sedikit”.

Konsep di Baliknya

  • Risiko selalu punya dua komponen: seberapa mungkin sesuatu terjadi dan seberapa besar dampaknya. Dalam satu transaksi, dampak terburuk yang direncanakan adalah jarak ke stop loss dikali ukuran posisi.
  • Ukuran Posisi mengubah batas risiko menjadi jumlah lot. Satuan R (1R = kerugian yang direncanakan) membuat semua transaksi bisa dibandingkan.
  • Nilai Harapan hanya bisa dihitung bila setiap transaksi punya risiko yang terukur; tanpa itu, catatan untung-rugi tidak bisa dievaluasi dengan jujur.

Teori dan Bukti

Bukti paling sederhana adalah hitungan. Ilustrasi: modal Rp50.000.000, stop loss 100 poin, nilai per poin per 1 lot Rp10.000.

Ukuran posisi Rugi bila stop loss tersentuh % modal
0,5 lot Rp500.000 1%
1 lot Rp1.000.000 2%
2 lot Rp2.000.000 4%

Analisis yang sama bisa berarti rugi 1% atau 4% modal, hanya tergantung ukuran posisi. Tanpa angka ini, Anda sebenarnya tidak tahu seberapa besar taruhan yang sedang dipasang.

Sumber rujukan untuk halaman ini belum dipasang.

Penerapan Praktis

Sebelum setiap entry, jawab empat pertanyaan ini secara tertulis:

  1. Di mana analisis saya dinyatakan salah? Itu titik stop loss. Ukur jaraknya dalam poin.
  2. Berapa persen modal yang siap hilang? Ubah ke rupiah.
  3. Berapa nilai per poin per 1 lot untuk instrumen ini? Cek spesifikasi kontrak broker.
  4. Berapa ukuran posisinya? Risiko rupiah ÷ (jarak stop loss × nilai per poin per lot), dibulatkan ke bawah.

Bila salah satu pertanyaan belum bisa dijawab, transaksi belum siap dibuka.

Alat hitung

Hitung ukuran posisi dari risiko

Isi modal, batas risiko, jarak stop loss, dan nilai per poin untuk 1 lot. Ukuran posisi adalah hasil, bukan titik awal.

01Input

02Asumsi

Alat bantu hitung untuk belajar, bukan rekomendasi. Spesifikasi (nilai per poin, margin, level stop out) berbeda tiap instrumen dan broker.

03Hasil

Risiko per transaksi
Rp500.000
Ukuran posisi maksimum
0,5 lot
Rugi di stop loss (lot dibulatkan)
Rp500.000 1% modal

Dengan 1 lot, rugi di stop loss Rp1.000.000 (2% modal), 2× batas risiko Anda.

Agar 1 lot tetap dalam batas, stop loss harus dalam 50 poin, atau lot diperkecil.

04Konsekuensi

Dengan batas risiko Rp500.000, ukuran posisi maksimum 0,5 lot.

Sumber

Belum ada sumber terverifikasi untuk konsep ini.