Indeks
Konsep Inti Risiko
Setiap konsep adalah satu satuan pengetahuan: definisi, penjelasan, contoh, dan cara kerjanya. Ingin belajar berurutan? Ikuti jalur belajar, atau lihat hubungannya di peta pengetahuan.
Fondasi
6 konsep
- Risiko
Memahami apa sebenarnya yang dimaksud dengan risiko, mengapa risiko tidak sekadar berarti kerugian, dan bagaimana ketidakpastian dapat memengaruhi tujuan.
- Risiko vs Ketidakpastian
Memahami perbedaan antara risiko dan ketidakpastian, dari gagasan Frank Knight hingga bagaimana keduanya memengaruhi keputusan dalam keuangan, bisnis, dan trading.
- Probabilitas
Memahami probabilitas sebagai cara berpikir tentang kemungkinan, dari ruang kemungkinan dan kejadian hingga conditional probability, independence, dan penerapannya dalam keputusan finansial.
- Distribusi Probabilitas
Gambaran lengkap tentang semua kemungkinan hasil beserta probabilitas masing-masing hasil.
- Nilai Harapan
Rata-rata tertimbang dari semua kemungkinan hasil, dengan probabilitas setiap hasil sebagai bobotnya.
- Varians & Volatilitas
Ukuran seberapa jauh hasil menyebar di sekitar rata-ratanya; di pasar keuangan, volatilitas menggambarkan besarnya fluktuasi harga.
Manajemen Risiko
3 konsep
- Ukuran Posisi
Cara menentukan besar posisi (mis. jumlah lot) dari batas risiko per transaksi dan jarak stop loss, bukan sebaliknya.
- Leverage & Margin
Leverage memungkinkan posisi lebih besar dari dana yang dijaminkan; margin adalah dana jaminannya. Keduanya menentukan seberapa dekat akun dengan margin call.
- Risiko Kehancuran
Kemungkinan modal turun sampai titik di mana Anda tidak bisa atau tidak sanggup lagi melanjutkan, bahkan bila pendekatan Anda punya nilai harapan positif.
Psikologi
6 konsep
- Rasionalitas Terbatas
Gagasan bahwa keputusan manusia dibatasi oleh informasi, waktu, dan kemampuan berhitung, sehingga orang mencari pilihan yang cukup baik, bukan yang paling optimal.
- Heuristik
Jalan pintas mental untuk menilai peluang dan mengambil keputusan dengan cepat. Sering berguna, tetapi dapat menghasilkan kesalahan sistematis yang disebut bias.
- Heuristik Keterwakilan
Menilai peluang dari seberapa mirip sesuatu dengan gambaran khasnya, sambil mengabaikan frekuensi dasar (base rate) dan ukuran sampel.
- Heuristik Ketersediaan
Menilai seberapa sering atau seberapa mungkin sesuatu terjadi dari seberapa mudah contohnya muncul di ingatan.
- Efek Jangkar
Kecenderungan perkiraan tertarik ke angka awal (jangkar) yang kebetulan terlihat, bahkan ketika angka itu tidak relevan, lalu tidak disesuaikan cukup jauh darinya.
- Keyakinan Berlebih
Kecenderungan menilai pengetahuan, kemampuan, atau ketepatan perkiraan sendiri lebih tinggi daripada kenyataannya, misalnya memasang rentang perkiraan yang terlalu sempit.
Keuangan Perilaku
5 konsep
- Titik Acuan
Patokan yang dipakai untuk menilai sebuah hasil sebagai untung atau rugi, misalnya harga beli. Hasil yang sama bisa terasa berbeda bila titik acuannya berbeda.
- Aversi Kerugian
Kecenderungan merasakan kerugian lebih berat daripada keuntungan yang sama besarnya, yang dapat mendorong keputusan untuk 'menghapus' rugi alih-alih mengikuti rencana.
- Teori Prospek
Model deskriptif tentang cara orang memilih di bawah risiko: hasil dinilai relatif terhadap titik acuan, rugi terasa lebih berat, dan peluang kecil cenderung diberi bobot berlebih.
- Efek Pembingkaian
Pilihan dapat berubah ketika informasi yang sama disajikan dengan cara berbeda, misalnya sebagai peluang untung atau sebagai peluang rugi.
- Efek Disposisi
Kecenderungan investor terlalu cepat menjual posisi yang sedang untung dan terlalu lama menahan posisi yang sedang rugi.
Segera hadir Teori Keputusan