Masalah trader03 / 04

“Kenapa gue full margin?”

Keputusan yang dipertaruhkan Seberapa besar margin yang dipakai, dan berapa ruang gerak harga sebelum margin call atau stop out.

Draf Belum ditinjau dan belum bersumber. Angka dalam contoh adalah ilustrasi, bukan data pasar atau rekomendasi.

Situasi

Anda membuka posisi yang memakai hampir seluruh margin yang tersedia, atau menumpuk beberapa posisi sekaligus. Free margin tinggal sedikit. Harga bergerak sedikit melawan posisi, lalu muncul peringatan margin call, dan tidak lama kemudian posisi ditutup paksa oleh broker (stop out), sering dengan kerugian yang jauh lebih besar dari yang pernah Anda rencanakan.

Konsep di Baliknya

  • Leverage & Margin: leverage membuat posisi besar bisa dibuka dengan jaminan kecil, tetapi tidak mengubah kerugian per poin. Margin level menunjukkan seberapa dekat akun dengan batas darurat broker.
  • Ukuran Posisi: kerugian per poin ditentukan oleh ukuran posisi. Full margin hampir selalu berarti posisinya terlalu besar untuk akun tersebut.
  • Risiko Kehancuran: stop out adalah bentuk kehancuran kecil. Semakin sering akun mendekati batas margin, semakin besar peluang modal tidak pernah pulih.

Teori dan Bukti

Ilustrasi. Ekuitas Rp10.000.000, margin per 1 lot Rp5.000.000, nilai per poin per 1 lot Rp10.000, margin call di margin level 100%, stop out di 50%. Spesifikasi sebenarnya berbeda tiap broker.

Ukuran posisi Margin level Jarak ke margin level 100% Rugi saat stop out
0,2 lot 1.000% ±4.500 poin Rp9.500.000 (95%)
1 lot 200% ±500 poin Rp7.500.000 (75%)
1,8 lot 111% ±56 poin Rp5.500.000 (55%)

Pada 1,8 lot, pergerakan sekitar 56 poin sudah membawa akun ke margin level 100%. Rencana stop loss 1% tidak pernah ada; yang menghentikan posisi adalah habisnya jaminan.

Sumber rujukan untuk halaman ini belum dipasang.

Penerapan Praktis

  1. Hitung ukuran posisi dari risiko per transaksi dan stop loss, bukan dari free margin yang tersedia.
  2. Periksa margin level setelah posisi dihitung. Bila posisi yang sesuai rencana ternyata memakai sebagian besar margin, ukurannya terlalu besar untuk akun ini.
  3. Jumlahkan semua posisi terbuka. Beberapa posisi kecil pada instrumen yang bergerak searah bisa berperilaku seperti satu posisi besar.
  4. Pasang stop loss di setiap posisi. Margin call dan stop out adalah batas darurat broker, bukan rencana risiko.
  5. Kenali spesifikasi broker Anda: margin per lot, level margin call, dan level stop out.

Alat hitung

Simulasi margin: seberapa dekat dengan margin call?

Isi ekuitas, ukuran posisi, dan spesifikasi broker. Lihat berapa poin pergerakan melawan posisi yang cukup untuk margin call dan stop out.

01Input

02Asumsi

Alat bantu hitung untuk belajar, bukan rekomendasi. Spesifikasi (nilai per poin, margin, level stop out) berbeda tiap instrumen dan broker.

03Hasil

Margin terpakai
Rp9.000.000
Free margin
Rp1.000.000
Margin level
111%
Ke margin call
±56 poin
Ke stop out
±306 poin
Rugi saat stop out
Rp5.500.000 (55%)

04Konsekuensi

Margin level 111%: sekitar 56 poin melawan posisi sampai margin call dan 306 poin sampai stop out.

Sumber

Belum ada sumber terverifikasi untuk konsep ini.